Monday, 29 September 2014

Bisikan Hati Pesakit Kanser

Dulu
Dunia ku terang-benderang
Burung-burung berkicau riang
Sanak-saudara paling menyayang
Sahabat handai tiada kurang

Tiba-tiba
Ia menjelma
Tanpa disangka, tanpa diduga
Terduduk aku terkapa-kapa
Menerima berita
Aku disahkan ada kanser

Degup jantung ku kencang
bagai membelah dada
Keringat dingin mercik di muka
Jari-jemari kaku membeku
Getar tubuh menusuk kalbu
Dunia bagaikan pana,terkedu
Terasa malaikalmaut sudah menunggu

Air mata mencurah
Bagai hujan di petang hari
Mega mendung menyelimuti mentari
Burung kini berkicau sayu
Kembang bunga terkulai layu

Mengapa aku ?
Kenapa berlaku ?
Apa salah ku ?
Dosakah aku ?

Sahabat handai hilang menyepi
Cuma keluarga teguh di sisi
Mujurlah ada Pink Unity
Memberi harapan menyentuh hati
Kata-kata hikmat bisik ke naluri
Sujuh berserah pada Ilahi

Namun semangat jati ku membara
Pantang maut sebelum ajal
Pantang kalah sebelum berjuang
Habis-habisan 'kan ku tentang
Dengan kanser akan ku perang

Hari demi hari
Ku lalui onak dan duri
Terus berjuang habis-habisan
Namun putus asa tidak sekali

Kini
Mentari menyinar kembali
Kicau burung bertambah merdu
Kembang mekar berhias madu
Tubuh ku segar jiwa ku padu
Bersyukur aku pada Ilahi
Aku masih bernafas lagi

( Hasil nukilan Salmah Mohd Yunus Zyllwyn-Stewart )